Dampak Keluarga Yang Berkenan


 

Shalom Jemaat Gsja Cendrawasih yang luar biasa, kita sudah berada dibulan Maret, ingatan kita tidak akan pernah lupa tentang wabah Covid 19 atau Virus Corona melanda dunia dan Indonesia, banyak korban baik para medis dan masyarakat telah alami kematian, kisah duka tersiar dimana-mana banyak keluarga yang kehilangan sanak saudara dan family bahkan kerabat yang lebih dahulu meninggalkan kita, bahkan hanya untuk melihat jasad terakhipun tidak bisa. Seolah kita terpisah sangat jauh dan melihat hanya bisa lewat siaran langsung dari zoom dan whatsapp, begitulah yang terjadi tepat sudah hal ini Setahun. Lagi-lagi sebagai pribadi yang berdampak selalu mengucap syukur dalam keadaan apapun. Bulan Maret ini Gereja kita akan membahas prihal Berdampak Keluarga, mengapa Keluarga? apakah keluarga begitu penting? saya boleh menjawab, Ya sebab hal itu sangat penting. Lembaga tertua yang Tuhan berikan kepada manusia adalah Keluarga. Jadi menurut saya Keluarga adalah Fondasi seseorang dalam bersosialisasi dengan dunia luar. Pertahanan dan ketangguhan seseorang sangat besar dimulai dalam keluarga. Jika keluarga nya rusak, lemah, broken home, berantakan maka anak anak yang terlahir dari mereka-mereka akan menanggung akibat nya sedang jika mereka berada dikeluarga cinta damai, baik, terhormat, serta setia kepada Tuhan pasti jauh berbeda.

Keluarga adalah institusi terkecil yang membangun sebuah masyarakat, namun juga sekaligus yang mengalami tantangan yang paling besar seiring dengan perkembangan zaman. Secara global, regional, maupun nasional, angka kasus perceraian dan rumah tangga dengan orang tua tunggal terus meningkat. Hal ini semakin terlihat nyata di kota-kota besar dimana kohesifitas masyarakatnya relatif lebih rendah dibandingkan dengan di kota kecil atau bahkan di pedesaan. Kehidupan di kota besar yang begitu penuh dengan kesibukan dan persaingan yang semakin tinggi, menciptakan pribadi-pribadi yang semakin individualitis. Orang cenderung mencari kesenangan dan kebahagiaannya sendiri, sehingga ketika hal ini diperhadapkan dengan kehidupan di dalam pernikahan maka akan menimbulkan masalah yang cukup besar. Mari Jemaat Gsja Cendrawasih kita mulai buka bahas tentang Bulan berdampak Keluarga sekarang.

“Sebab Aku telah memilih dia, supaya diperintahkannya kepada anak-anaknya dan kepada keturunannya supaya tetap hidup menurut jalan yang ditunjukan Tuhan, dengan melakukan kebenaran dan keadilan.” Kejadian 18:19. Setiap keluarga Kristen haruslah menggambarkan kuasa dan kesempurnaan pengaruh Kristen pada dunia. Rumah tangga dimana anggota-anggotanya adalah orang-orang Kristen yang ramah-tamah dan sopan santun mempunyai pengaruh yang jauh jangkauannya untuk kebaikan. Keluarga-keluarga yang lain memperhatikan hasil-hasil yang didapat oleh rumah tangga itu dan mengikuti teladan mereka, yang melindungi rumah tangga mereka dari pengaruh jahat. Malaikat sorga sering mengunjungi rumah tangga yang memelihara kehendak Allah. Di bawah kuasa kasih karunia ilahi rumah tangga seperti itu menjadi suatu tempat yang segar bagi musafir yang letih lesu. Rasa mementingkan diri tidak terlihat. Ingat Jemaat Gsja cendrawasih  Kebiasaan-kebiasaan yang baik terbentuk. Di dalamnya terdapat pengakuan yang hati-hati atas hak orang lain.

Iman yang bekerja dengan kasih dan menyucikan jiwa menjadi pemimpin yang mengepalai seluruh anggota keluarga. Jika kita mau membuka hati dan rumah tangga kita terhadap prinsip hidup ilahi, maka kita akan menjadi saluran arus kuasa yang memberi kehidupan. Dari rumah tangga kita mengalirlah air yang menyembuhkan, membawa kehidupan, dan keindahan, serta berbuah banyak. Pengaruh dari suatu rumah tangga Kristen yang berhati-hati pada masa kanak-kanak dan masa muda adalah benteng yang paling pasti melawan kebobrokan dunia ini. Masih banyak hal-hal lain lagi yang sedang mengintai banyak pernikahan dan keluarga Kristen saat ini. Itu sebabnya, penting bagi kita untuk selalu hidup melekat kepada Tuhan, Sang Pokok Anggur itu, agar keluarga kita dapat menjadi keluarga yang tumbuh dengan baik dalam kebenaran Firman Tuhan serta menghasilkan buah.

Bagi jemaat Gsja Cendrawasih perlu memiliki kerelaan untuk dibentuk dan dibersihkan oleh Tuhan sebagai sebuah keluarga. Mungkin ada hal-hal yang selama ini perlu Anda buang dari hidup Anda, atau sebaliknya, bisa juga ada hal-hal yang justru perlu Anda bangun dan kembangkan di dalam diri Anda agar kehidupan pernikahan dan keluarga Anda semakin kuat berakar di dalam kebenaran Firman Tuhan. Keluarga Kristen dituntut bukan hanya untuk memiliki standar yang berbeda dengan dunia, tetapi lebih daripada itu, keluarga Kristen dituntut untuk memiliki standar yang lebih tinggi, yaitu standar kebenaran Allah. Menerapkan prinsip-prinsip Firman Allah di dalam keluarga akan menolong kita untuk menghadapi tantangan-tantangan di era milenial ini. Ingatlah Jemaat Gsja Cendrawasih bahwa Allah ingin kita hidup bahagia dan juga memiliki keluarga yang bahagia.


Baca Bersama : Kami Jemaat Gsja Cendrawasih akan Bertanggung jawab sepenuhnya untuk tetap menjaga Keluarga beserta anak anak untuk tetap Hidup dalam Perkenan Tuhan yang sungguh dan Benar, dihadapan Tuhan kami Berjanji , Amin. -- Pdt. Jowel EZ, M.Th

Komentar