Dampak Menjadi Pilihan Tuhan





1 Petrus 2 : 9

“Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:”


Shalom... Haleluya... Puji Tuhan... Kita patut bersyukur, bersukacita pada Tuhan yang penuh "KASIH". Dimana Tuhan memilih kita dari jutaan bahkan milyaran orang dimuka bumi ini, Bapa di sorga telah memilih, memanggil, dari dalam gelap (dari tengah-tengah orang berdosa) dan dikuduskan serta menjadi anakNya. Allah Bapa yang kita sembah dan yang kita muliakan dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, menghendaki dan merancang kita sebagai umat yang dipilih, diselamatkan dan disayangi-Nya. Oleh sebab kasih setia dan kasih karunia-Nya, kita dipilih bahkan sebelum dunia dan segala isinya dijadikan, Dia sudah menentukan kita menjadi umat pilihan yang akan dimuliakan diantara makluk hidup yang sudah diciptakan-Nya. (Roma 8:29 “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara”). Berbahagialah kita yang telah dipilih dan diselamatkan dari dunia yang gelap pada terangnya yang ajaib. Dengan demikian kita harus semakin giat, setia dalam beribadah, berdoa, bersyukur, memuji, memuliakan Tuhan serta melakukan Firman-Nya. Karena Dia sudah menyediakan bagi kita bagian hidup kekal yang penuh sukacita dan damai sejahtera bersama Yesus di dalam sorga. 


Apa dampak kita menjadi pilihan Tuhan :

 1. Kita dipilih dari kegelapan kepada terangnya yang ajaib

Sebelum kita ditebus oleh Yesus Kristus, kita hidup di dalam dunia yang gelap yaitu hidup dalam dosa. Kita tidak dapat menjangkau terang-Nya Tuhan, kita tidak mampu berbuat yang benar karena hidup kita dikuasai oleh dosa. Tetapi melalui penebusan Yesus dikayu salib, kita dibawa keluar dari kegelapan dosa dan hidup di dalam terang-Nya Tuhan dan menikmati anugerah keselamatan dari Allah.


2. Mengubah kita menjadi umat kesayanga-Nya

Saat kita masih hidup dikuasai oleh dosa kita bukan milik Allah karena hidup kita masih dalam cengkeraman maut, tetapi melalui Yesus Kristus kita ditebus dengan darah yang kudus, sekarang kita menjadi umat kesayangan Allah sendiri. 


3. Sekarang kita menjadi umat yang dikasihi-Nya

Oleh karena dosa kita seharusnya menerima hukuman dari Allah, kita tidak layak menerima Anugera-Nya, tetapi oleh kasih karunia-Nya kita menjadi umat kesayangan Allah, (Roma 6:23 “Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita”).


Hendaklah kita sebagai umat pilihan Tuhan hidup sebagai anak-anak yang taat dan jangan kembali pada dosa, kita harus minta pimpinan Roh Kudus agar kita tetap hidup kudus, berkenan kepada Tuhan, agar dapat melakukan hal-hal yang baik ditengah keluarga, gereja dan masyarakat sehingga kita tetap bisa menjadi garam dan terang dunia.


TUHAN YESUS MEMBERKATI TETAP SEMANGAT


-- Pdt. Samuel SR

Komentar