1 Korintus 6:20 - “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!”
Ada
sebuah paradoks luar biasa tentang kasih karunia Allah. Kasih-Nya itu diberikan
sepenuhnya dengan cuma-cuma bagi semua orang yang datang kepada Yesus dengan
iman, namun itu juga merupakan karunia paling paling mahal yang akan pernah
kita terima. Karunia-Nya itu
mengorbankan nyawa Putra Allah yang tunggal. Jadi, setelah apa yang telah Yesus
lakukan untuk kita, bagaimana seharusnya kita menanggapi pengorbanan-Nya itu?
Kita harus bersyukur. Satu cara untuk menunjukkan rasa syukur kita kepada Allah
yaitu dengan membuat hidup kita berharga.
Anda
tidak bisa sepenuhnya memahami anugerah Tuhan dan harga yang telah Ia bayar
untuk Anda apabila Anda hidup semaunya, mengabaikan perintah Yesus, atau
menyia-nyiakan hidup Anda untuk hal-hal yang tak penting. Alkitab
menggarisbawahinya seperti ini: “Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah
lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Korintus 6:20).
Setelah
mengalami percobaan pembunuhan yang gagal, Presiden Ronald Reagan mengatakan,
“Kini saya memiliki pemahaman baru bahwa saya diselamatkan untuk sebuah tujuan
dan bahwa semua waktu saya adalah miliki Tuhan.” Kita semua harus memiliki
tujuan yang sama. Karena apa yang telah Yesus lakukan bagi kita di kayu
saliblah, maka kita diselamatkan untuk menjalankan sebuah tujuan: untuk membuat
pembaharuan melalui hidup kita.
Alkitab mengatakan dalam 1 Petrus
4:10, “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah
diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah.”
Anda dianugerahkan karunia rohani, kemampuan, pendidikan, dan hubungan dengan
orang lain untuk sebuah alasan— untuk membantu orang lain dan memberitakan
kepada mereka tentang Yesus.
Alkitab
mengatakan bahwa kita hanya bisa masuk surga dengan percaya kepada Allah
melalui Anak-Nya, Yesus Kristus. Dan kita tidak harus mengusahakan kasih Tuhan
atau membeli jalan kita ke surga. Alkitab berkata, “Sebab karena kasih karunia
kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri” (Efesus 2:
8-9) .
Apabila
Anda belum percaya pada Yesus dan berkomitmen untuk ikut Dia, apa lagi yang
Anda tunggu? Jika Anda siap melangkah melintasi garis tersebut dan mengambil
keputusan untuk percaya kepada Yesus Kristus dan ikut Dia, berdoalah:
- Ya, Tuhan Yesus,
Engkau telah berjanji bahwa jika aku percaya kepada-Mu, maka semua kesalahan
yang pernah kulakukan akan diampuni, aku akan mempelajari tentang tujuan
hidupku. Terimalah aku masuk ke dalam rumah-Mu yang kekal di Surga suatu hari
kelak.
- Aku mengakui dosaku, dan aku percaya bahwa Engkau adalah
Juruselamatku. Engkau telah berjanji bahwa jika aku mengakui dosaku dan percaya
pada-Mu, maka aku akan diselamatkan. Aku percaya kepada-Mu ketika Engkau
berkata bahwa keselamatanku ada karena anugerah-Mu, melalui imanku, dan itu
bukan karena apa yang telah kulakukan. Aku menerimamu masuk ke dalam hidupku
sebagai Tuhanku. Hari ini, aku menyerahkan semua area kehidupanku ke dalam
pemeliharaan-Mu. Engkau berhak memegang kendali hidupku.
- Yesus, aku ingin bersandar di dalam kasih-Mu. Terima kasih sebab aku tak perlu mengusahakan atau bekerja untuk memperolehnya. Aku ingin menggunakan sisa hidupku untuk melayani-Mu ketimbang melayani diriku sendiri. Dengan kerendahan hati aku menyerahkan hidupku kepada-Mu dan memohon agar Engkau menyelamatkanku dan menerimaku masuk ke dalam keluarga-Mu. Di dalam nama-Mu ku berdoa. Amin.
Komentar
Posting Komentar